Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Hidup Itu (Nggak) Mudah

9/04/2013 05:49:00 PM Gita D. Astari 1 Comments Category :

"Aduh Git, hidup tuh simple banget deh, nggak usah dibikin complicated..."

Weleh, udah banyak banget ya orang yang bilang gitu ke saya. Termasuk saya sendiri, no doubt. Mungkin bahkan pernahlah ya saya ngomong begitu di blog ini ketika saya masih lebih naive dari sekarang. Tapi untuk posting ini, izinkan saya untuk menjadi some kind of a hypocrite, okay? Saya lagi ngerasa nggak ada yang mudah dalam hidup.

Hidup itu tentang perjuangan, pertentangan, pengendalian--bukan sesuatu yang tinggal kita nikmati begitu aja. Kita harus kalah, jatuh, terpuruk, terus berusaha untuk meyakinkan diri sendiri dan orang lain bahwa kita baik-baik aja, terlepas dari fakta yang mungkin we're not really that fine after all.

The "orang lain" part, though. The "orang lain" part itulah yang bikin hidup nggak mudah. Remember when we have dreams? Dari mimpi itu kita buat plans. Dari plans itu kita mencoba untuk membuat sebuah reality. Tapi nyatanya, yang bisa kita kendalikan hanyalah diri sendiri, itu juga nggak 100%. Orang lain? Nggak ada yang bisa kita kendaliin, unless they let us!

Posting ini ga bermaksud membuat yang bacanya jadi ngerasa down kayak saya sekarang, sih. Poin saya di sini adalah: kita bukan manusia lemah. Nyatanya kita masih hidup, padahal untuk hidup itu kan sesuatu yang susah. Fine, kita kadang-kadang terpuruk dan merasa kalah, tapi bukan berarti kita bukan juara. Orang-orang masih bakal cerewet soal hidup kita, bercicit seolah-olah mereka itu udah profesional banget dalam hidup dan ngerti segala hal under the sun.

Ya biarin ajalah, mereka. Hidup juga susah buat mereka. Mungkin dengan nasehatin kita gimana kita harusnya hidup, mereka bisa ngelepasin beban mereka sedikit-sedikit, meskipun kita sama mereka sama-sama nggak ngerti apa-apa soal hidup.

Hidup itu susah, nggak mudah. Tapi nggak impossible juga. Kita yang masih hidup detik inilah yang juara.

RELATED POSTS

1 orang nyasar

Bagaimana menurutmu?