Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Menikmati Udara Segar Taman Hutan Raya Ir. Juanda

1/02/2017 11:59:00 PM Gita D. Astari 1 Comments Category : , , , ,

Kaki dan punggung saya merengek-rengek pegal saat jemari saya bercengkerama dengan tuts keyboard sekarang ini. Betapa tidak, sampai beberapa jam yang lalu saya dan keluarga besar saya berpetualang di Tahura Ir. Juanda, Bandung!

Selamat Datang di Goa Belanda



Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda
Kompleks Tahura Ir. H. Djuanda No.99, Dago Pakar, Ciburial, Cimenyan, Kota Bandung, Jawa Barat 40198
Buka setiap hari pukul 6.30 hingga 17.00 WIB
No telepon: (022) 2515895



Meskipun ada banyak pengunjung lain yang datang (maklum, hari ini masih banyak orang tua yang mengambil cuti untuk menghabiskan waktu bersama putra-putri mereka), suasana THR Juanda pagi tadi sama sekali tidak terkesan padat. Mungkin hal itu semata-mata karena luas area THR Juanda mencapai 590 hektar, ya.

Dengan membayar sekitar Rp12.000 untuk setiap kepala, saya dan keluarga saya dapat berjalan santai menyusuri wilayah utara Bandung yang mampu membantu kami melepaskan segala kepenatan perkotaan.

Situs-situs yang bisa dikunjungi di THR Ir. Juanda
Selain dapat menikmati udara segar sebagai change of pace, di sini kami pun bisa menjelajahi Gua Jepang dan Gua Belanda, yang dipergunakan ketika perang dulu. Karena kondisi guanya gelap tanpa penerangan sama sekali, kami menyewa beberapa senter yang satuannya dihargai Rp5.000. Kami juga diantar oleh seorang pemandu, yang tarifnya sekitar Rp20.000-40.000.

Tidak usah khawatir kelaparan!
Menjelang tengah hari, perut kami mulai berteriak minta diisi. Untungnya, di depan gua Belanda dan di beberapa tempat lainnya terdapat kios-kios yang menjual jagung bakar dan berbagai makanan lainnya.

RIP Ice Cream
Sebagai snack, sepupu dan keponakan saya membeli es krim unik yang berbentuk seperti pot bunga, lengkap dengan tanah dan cacing! Hii! Ternyata "tanah"-nya dibuat dari remehan biskuit cokelat, dan "cacing"-nya dibuat dari puding. Di video yang akan saya unggah akhir minggu ini, akan saya perlihatkan proses pembuatannya es krim yang dihargai Rp15.000 ini. Tunggu, ya!

Lelah berjalan, adik-adik ini menyewa jasa kuda
Saat kami memutuskan untuk kembali ke atas, kami melewati sepasang kakak-beradik yang menunggangi kuda, yang memang selalu terlihat siap sedia di beberapa spot seperti di depan Gua Belanda dan Gua Jepang. Cocok untuk adik-adik yang sudah kelelahan beraktivitas di THR!

Berani naik sampai atas?
Di spot terakhir sebelum pintu keluar, ada pemandangan indah yang kami temukan: hammock warna-warni! Untuk menaiki buaian gantung yang tingginya mencapai delapan meter ini, pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp20.000 perorang. Mental dan fisik kami sudah siap! Tapi sayangnya karena banyaknya minat dari pengunjung lain, kami harus menunggu selama satu setengah jam. Kelaparan, kami memutuskan untuk menggunakan waktu itu untuk makan di Warung Inul, di depan pintu masuk utama.

Begitulah kegiatan saya dan keluarga pagi tadi! Menyenangkan sekali, sungguh tempat yang cocok untuk berbagi waktu dan kasih sayang bersama keluarga, teman, atau pasangan. Apalagi letak THR berdekatan dengan tempat-tempat makan yang menawarkan pemandangan mewah. Kapan giliran Anda main ke sini?

RELATED POSTS

1 orang nyasar

  1. Tarif pemandunya terjangkau banget. Dan wow pemandangannya bikin baper pingin ke sana :)

    ReplyDelete

Yah mumpung nyasar, mengeksiskan diri dulu aja deh di sini. :) Nyasar lagi yaa~